Ciri dan Watak Wirausaha

Tuesday, October 16, 2012

Ciri-ciri dan watak kewirausahaan




No Ciri Watak
1 Percaya diri Keyakinan, ketidaktergantungan, individualistis, dan optimisme
2 Berorientasi pada tugas dan hasil Kebutuhan untuk berprestasi, berorientasi laba, ketekunan dan ketabahan, tekad kerja keras, mempunyai dorongan kuat, energetik dan inisiatif
3 Pengambilan resiko Kemampuan untuk mengambil resiko yang wajar dan suka tantangan
4 Kepemimpinan Perilaku sebagai pemimpin, bergaul dengan orang lain, menanggapi saran-saran dan kritik
5 Keorisinilan Inovatif dan kreatif serta fleksibel
6 Berorientasi ke masa depan Pandanga ke depan, perspektif

Dalam konteks bisnis, seorang entrepreneur membuka usaha baru (new ventures) yang menyebabkan munculnya produk baru arau ide tentang penyelenggaraan jasa-jasa. Karakteristik tipikal entrepreneur (Schermerhorn Jr, 1999) :
1.  Lokus pengendalian internal
2.  Tingkat energi tinggi
3.  Kebutuhan tinggi akan prestasi
4.  Toleransi terhadap ambiguitas
5.  Kepercayaan diri
6.  Berorientasi pada action

Karakteristik Wirausahawan (Masykur W)
1.  Keinginan untuk berprestasi
2.  Keinginan untuk bertanggung jawab
3.  Preferensi kepada resiko menengah
4.  Persepsi kepada kemungkian berhasil
5.  Rangsangan untuk umpan balik
6.  Aktivitas Energik
7.  Orientasi ke masa depan
8.  Ketrampilan dalam pengorganisasian
9.  Sikap terhadap uang



Wirausahawan yang berhasil mempunyai standar prestasi (n Ach) tinggi. Potensi kewirausahaan tersebut dapat dilihat sebagai berikut : (Masykur, Winardi)
1.  Kemampuan inovatif
2.  Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity)
3.  Keinginan untuk berprestasi
4.  Kemampuan perencanaan realistis
5.  Kepemimpinan berorientasi pada tujuan
6.  Obyektivitas
7.  Tanggung jawab pribadi
8.  Kemampuan beradaptasi (Flexibility)
9.  Kemampuan sebagai pengorganisator dan administrator
10. Tingkat komitmen tinggi (survival)

Jenis Kewirausahaan (Williamson, 1961)
1.  Innovating Entrepreneurship
Bereksperimentasi secara agresif, trampil mempraktekkan transformasi-transformasi atraktif

2.  Imitative Entrepreneurship
Meniru inovasi yang berhasil dari para Innovating Entrepreneur

3.  Fabian Entrepreneurship
Sikap yang teramat berhati-hati dan sikap skeptikal tetapi yang segera melaksanakan peniruan-peniruan menjadi jelas sekali, apabila mereka tidak melakukan hal tersebut, mereka akan kehilangan posisi relatif pada industri yang bersangkutan.

4.  Drone Entrepreneurship
Drone  =  malas.  Penolakan  untuk  memanfaatkan  peluang-peluang untuk melaksanakan perubahan-perubahan dalam  rumus  produksi  sekalipun  hal  tersbut akan mengakibatkan mereka merugi diandingkan dengan produsen lain.

Di banyak negara berkembang masih terdapat jenis entrepreneurship yang lain yang disebut sebagai Parasitic Entrepreneurship, dalam konteks ilmu ekonomi disebut sebagai Rent-seekers (pemburu rente). (Winardi, 1977)